![]() |
| Karakter Sakurajima dan Azusagawa |
Dok. tgl 22/10/2018
Hai Animers Indonesia ! Selamat datang di situs ini ^^
Pada tulisan saya kali ini saya akan sedikit mengulas sebuah anime yang sangat ramai diperbincangkan di media sosial sesaat anime ini tayang perdana. Yupz! Apalagi kalau bukan Seishun Buta Yarou wa Bunny Girl Senpai no Yume wo Minai.
Sedikit inforasi dasar yang perlu kita ketahui adalah anime ini mendapatkan rating sementara sebesar 8,31 dengan jumlah pengguna sementara sebanyak 16.406 di situs Myanimelist (saat ulasan ini ditulis).Anime ini mendapatkan 13 episode yang diadaptasi dari LN (Light Novel). Meski bergenre romance dan comedy tetapi menurut saya tidak selucu anime Gakkou no Juliet seperti yang sudah saya ulas di artikel sebelumnya.Studio yang mengerjakan proyek anime ini adalah CloverWorks.
Tidak begitu banyak hal dari anime ini membuat saya tertarik meski memang terdapat salah satu kasus yang menjadi pusat masalah dalam cerita di anime ini. Saya akan mencoba menjelaskan apa saja kelebihan atau keanehan dari anime ini.Mari kita baca dengan saksama ^^

Di awal episode satu diperlihatkan adegan dimana Sakuta yang baru saja bangun dari tidurnya kemudian mengambil sebuah buku yang berisi catatan yang sebelumnya telah ia tulis karena alasan tertentu. Pada saat itu juga diperlihatkan tanggal 29 Mei dimana semua kejadian bersama Senpai nya sudah terlewat.Kemudian cerita awal cerita dimulai dua puluh tiga hari sebelumnya yaitu tanggal 6 Mei yang menjadi awal pertemuan mereka berdua.
2. Kisah Percintaan

Kisah percintaan yang terjadi di anime ini sungguh layaknya kisah cinta orang biasa.Sakuta sebagai laki-laki yang tidak menutupi nafsunya dan Mai yang yang berlaga malu-malu tapi suka.Meski tidak selucu kisah asmara antara Inuzuka dengan Persia tetapi saat saya menontonnya serasa nyaman sekali.Saya juga merasakan hal yang sama saat saya menonton anime Just Because. Ada kemungkinan juga karena grafik atau segi pewarnannya yang mirip dan nyaman dilihat oleh mata.
Kisah cinta mereka seperti air yang mengalir apa adanya tanpa ada paksaan agar mereka jadian atau semacamnya meski pada akhirnya Mai meminta Sakuta untuk mengatakannya sebulan lagi pasca pengakuan yang dilakukan oleh Sakuta di lapangan sekolah. Mungkin yang menarik dari sini hanya tingkah Sakuta saat melakukan pengakuannya itu ^^
3. Sindrom Pubertas

Ini adalah misteri terbesar yang menjadi permasalahan yang diangkat oleh pengarangnya. Saat Sakuta membahas tentang “Suasana” dikala di dalam kereta monorel saya langsung teringat akan anime yang pernah membahas tentang permasalahan yang sama yaitu anime Gatchaman Crowds Insight. Saya anjurkan tonton terlebih dahulu agar mudah memahami penjelasan saya.
Membaca “Situasi” adalah kesamaan problematika dari dua anime tersebut. Jika di anime Seishun Buta Yarou hanya dengan membaca situasi dapat menimbulkan kejadian spritual yang sangat tidak masuk akal sedangkan dalam anime Gatchaaman justru menuntut untuk bisa membaca suasana dengan tujuan agar saling memahami satu sama lain meski bisa menimbulkan keresahan bagi sebagian orang yang privasinya tidak mau dicampuri oleh orang lain.
Saya membuat kesimpulan sementara atau bisa juga disebut hipotesa bahwasannya terdapat keanehan yang terjadi pada otak manusia sehingga hanya dengan mengikuti situasi maka langsung terwujud. Sebagai contoh saya ambil kasus yang menimpa adik Sakuta yaitu Kaede. Hanya karena Kaede telat membalas pesan temannya akhirnya ia di bully di media sosial dan itulah awal mula tubuh Kaede kemudian dipenuhi oleh luka.
Mudahnya itu terjadi karena kekuatan pikiran otak manusia yang mampu membuat hal itu terjadi. Pernahkah kalian berpura-pura sakit atau demam dan beberapa saat kemudian kalian sakit sungguhan? Itu terjadi karena kekuatan pikiran kita! Sungguh dasyat otak kita ini.
Tentang masalah kekuatan pikiran dan otak manusia, saya jadi teringat dengan salah satu anime musim semi tahun lalu yang berjudul Sagrada Reset. Jangan berfokus pada kekuatannya tetapi darimana kah asal muasal kekutan tersebut bisa dimilik dan hanya bisa digunakan di satu pulau itu saja.
4. Mata Kanan

Ini adalah keanehan pertama kali yang saya temukan saat menonton. Di mana antara garis mata kanan bagian bawah dan mata kiri Mai yang tidak simetris! Jujur saya merasa sangat janggal pada mulanya saat melihat Mai, seperti ada yang mengganjal pada dirinya. Setelah saya perhatikan lebih detail lagi ternyata keanehannya terletak pada mata kanannya tersebut. Selama saya menonton pun saya jadi merasa risih dan terus tepikirkan seperti saat ada tokoh anime yang suaranya mirip dari tokoh anime lain dan kalian terus memikirkan siapa tokoh anime lain tersebut. Sungguh tidak nyaman dipandang menurut saya
5. Kemiripan Wajah dan Ekspresi

Untuk yang satu ini sudah ramai diperbincangkan bahkan sebelum animenya rilis! Lebih tepatnya saat PV animenya dirilis. Animers di media sosial langsung menyamakan wajah Mai dengan Yukinon Yukinoshita dari anime Oregairu. Ya meski memang saya akui memang mirip tapi bukan berarti desain karakternya merupakan hasil plagiat dari yukinon bukan?
Ada lagi yang menyamakannya dengan karakter Nakiri Erina dari anime Shokugeki no Souma. Lebih tepatnya ekspresi malu-malunya Mai di episode dua saat Mai akan mandi dan menyuruh Sakuta untuk keluar dari kamar hotel.Itu sih terserah mereka mau beranggapan apa karena apa yang mereka lihat belum tentu sama dengan apa yang saya lihat ^^

Komentar
Posting Komentar